13 Mei 2016

Our Honeymoon #Bali

You and I has become us since 1st April 2016. It took very long journey for us to meet each others. Histories, feelings and memories in the past, shouldn't be erased, let those be a lesson learned for us in the future.
From now on, our journey has began...with bounce of loves ^_^
Sincerely,
Your wife with love :*

Pada saat mempersiapkan pernikahan dulu, saya dan suami sempat berdebat mengenai mau honeymoon atau enggak. Saya pengennya setelah menikah langsung honeymoon (like common "after marriage ceremony" procedure) dan suami maunya duit buat honeymoon untuk tambahan DP rumah (he's such an "irit" person :D). Tapi koq ya eman2 banget kalo setelah menikah gak ada honeymoon ke mana gitu, secara sudah terlanjur ngambil cuti agak lama-an dan kalo gak sekarang, kapan lagi ada momen untuk berdua-an tanpa diganggu-ganggu kerjaan & orang lain :p

Akhirnya, setelah pendekatan secara persuasif berkali-kali dan pengajuan budget yang direvisi berkalikali, kita (lebih ke dianya sih sebenernya) memutuskan untuk honeymooonnnnnnn. 
Yeiiiyyyyy :D
 
Why BALI?
- Deket sama Jember
- Destinasi honeymoon sejuta umat
- Seumur - umur gak pernah kesana (yes, eventhough jarak Jember - Bali itu cuma selemparan BH :D)
- Lebih irit, secara Bali kawasannya sudah terbentuk untuk turis-able, pastinya layanan transportasi & akomodasi lebih banyak pilihan dari yang paling murah sampai paling mahal, tinggal disesuaikan dengan budget :)

 
  • Where to stay? "Puri Clinton Homestay, Nusa Dua"
I'm such a medium level of "planning' person, jadi apaapa butuh direncanakan tp detail - detail besarnya aja, kalo printilan - printilan mah dipikirnya on the spot aja sambil improvisasi :D
Begitu juga untuk travelling kali ini, karena ini tujuannya untuk honeymoon, jadi harus dibedain dengan travelling sukasuka yang bareng tementemen yang dibikin 'ngemper di masjid juga udah seneng :D, tapi kalo honeymoon, intinya kan pas malemnya, jadi pemilihan penginapan harus nyaman dan low budget :D

Saat merencanakan akan menginap di mana, saya dan suamik punya taste yang berbeda dari awal, even untuk destinasi travellingnya. Saya sukanya sama suasana pegunungan yang ada hamparan sawah bertingkat - tingkat, gemericik aliran sungai, angin sepoi - sepoi yang menenangkan dan papasan sama pak petani yg lagi bajak sawahnya (komentar suamik : yak elah Dek, kalo nyari sawah mah gak usah jauh - jauh ke Bali, di Indramayu sama di Jember juga banyak *langsung manyun sayanya*). Sedangkan suamik sukanya area yang dekat dengan pantai, jadi bisa jumpalitan di pasir (hhhuuuffttt), dan si istri pun mengalah demi kesenang sang suamik yang pengen jumpalitan di pasir & 'nelen aer laut banyak - banyak demi menambah kegantengan (huuffttt again).

Penginapan ini adalah pilihan suamik yang langsung saya iya kan. Dipesannya pake Traveloka, jadi lebih praktis, nyampe Bali gak pusing lagi nyari - nyari & ulasan yg saya baca pun sesuai dengan ekspektasi saya : pelayanan ramah & sangat kekeluargaan, fasilitas cukup memadai & yang paling penting adalah suasana yang tenang, gak crowded karena yang menginap maksimal sekitar 15 an orang, jadi pelayanan yang ada bisa lebih personal :)
Top View
 
Every woman problem, but i feel so sexy with my lips :)
Breakfastnya orang Indonesia banget
Breakfast ala ala bule :D
Bale bengong :D
  • Pantai Geger, Nusa Dua
  • Pantai Pandawa
  • Garuda Wisnu Kencana
  • Pura Luhur Uluwatu

29 April 2016

Our Song


This is our song ^_^ 

*i love this cover version :)



15 Maret 2016

Amazing Bromo, Wonderful Malang #Memoriesof2015

“The more I traveled the more I realized that fear makes strangers of people who should be friends.” – Shirley MacLaine

"bring your best friend to your hometown means to show the best part of you for being a family for them, and it's valuable thing than anything"

  

Tanggal 30 April 2015 lalu, Saia barengan sama Sepritahara, Qodir & Mbak Reni jalan - jalan dengan tujuan Bromo, Malang & terakhir Jember. Ini adalah perjalanan ke - 3 saia bersama D' Cong setelah Jogja & Bandung beberapa waktu lalu.

Sebagai warga Jawa Timur, harusnya saia sudah sejak lama & sudah berkali - kali mengunjungi Bromo, tapi ini adalah kali pertama saia bisa mengunjungi Bromo. Dulu, sewaktu kuliah di ITS, teman - teman seangkatan saia, 2004, suka mengadakan touring beberapa tempat wisata di Jawa Timut termasuk Bromo. Saat itu saia kepengen banget ikutan. Tapi ya gitu, karena saia cewek, yang mana jumlah cewek di Angkatan saia bisa dihitung dengan jari dan juga si cowok - cowok itu gak ada yang mau bawa cewek - cewek ini (alasan mereka : kalo bawa cewek cuma ngerepotin mereka aja), jadilah saia gak diangkut sama mereka. Iisshh, jadi keki atas ke-minoritas-an dan ketidakpekaan cowok - cowok itu. Saking keki-nya, saia sampe gak pengen liat foto - foto mereka di Bromo dan itu jadi dengan sengaja jadi bully2an mereka selama beberapa bulan.Hhhuuftt.

Here we go:

BROMO

 



 

JEMBER
  


MALANG
  

That was such a memorable moment of my 2015 ^_^