06 Oktober 2015

Lelaki Berwajah Teduh #part1



di satu malam, dimana sang anak perempuan sedang menikmati pelukan ibunya yang baru saja pulang dari tanah suci...
melepas rindu seorang anak pada ibunya dan sebaliknya...

anak perempuan : Ibu, ini Mas2 yg ika ceritakan waktu ibu sedang di Madinah kemarin *sambil nyodorin hape*
ibu : wajahnya teduh ya, Ik *sambil terus mandangin hape*
anak perempuan : ...
ibu : ...
*terjadilah moment of silent antara ibu dan anak perempuannya selama 5 menit, sama2 memandangi layar hape yang sama*

...yang kemudian terjadilah conversation panjang mengenai sang lelaki berwajah teduh.

Sampai keesokan paginya, sang anak perempuan masih keheranan dengan komentar singkat sang ibu, karena dari sekian lelaki yang diperkenalkan, hanya lelaki ini yang gayungnya bersambut.

Sampai saat ini pun, sang anak perempuan masih belum beranjak dengan keheranannya...

NB : tertulis dengan rasa kangen yang akut

2 komentar:

ridho prakoso mengatakan...

ehemmmmmmm teduh niyeee, halte ngarep samsat jember lebih teduh nbakyu

Ika nur'afiyah handayani mengatakan...

hahahaha...asemmmmm...